Rindu Itu Berat, Tapi Ternyata Bermanfaat Lho!

Rindu itu berat

Rindu Itu Berat, Tapi Ternyata Bermanfaat Lho!

kisaHidup.com - “Jangan rindu, berat. Kamu takkan kuat. Biar aku saja!” Cuplikan kata-kata dari tokoh Dilan di sebuah novel remaja ini kini tengah populer di kalangan netizen. Sederhana namun terasa begitu berarti, itulah yang membuat banyak orang terkesima dengannya. Tak sedikit yang menjadikannya meme, bahkan kata-kata sindiran atau rayuan gombal untuk pasangan.

Berawal dari sebuah cuplikan novel yang difilmkan, kini netizen pun berlomba-lomba merayu serta menggantung harapan mereka. Beberapa orang yang belum memiliki pasangan atau tengah mendekati seseorang turut membuat rayuan gombalnya masing-masing. Terinspirasi karakter fiksi yang merupakan perayu ulung itu, ungkapan kangen menjelma keromantisan yang tiada tara.

Jika dahulu seseorang menyatakan kangen lewat puisi serta kiriman pesan, bunga ataupun coklat, sekarang berbeda. Mereka cukup mengatakan sebaris kata-kata gombal yang diambil dari bagian novel tersebut, pasangan seketika baper. Tak ayal pacar atau pasangan mereka akan dibuai dan klepek-klepek dengan aksi heroik tersebut. Kalau kata anak muda, baper zaman now harus gitu, berbeda!


Rindu, antara rayuan gombal atau perasaan tulus?

Dalam sebuah hubungan, pertemuan menjadi pelipur lara dari perpisahan antara satu dengan yang lain. Sebagai sepasang kekasih, anda dengan pasangan tentu tak selalu bertemu, ada saja aktivitas yang memisahkan. Terlebih bagi mereka yang berada di dua kota berbeda akibat pekerjaan ataupun kuliah. Menjalani LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan jarak jauh nyatanya tak serumit yang dibayangkan, bahkan menyenangkan.
Baca Juga >>> Kuliah atau Kerja?

Layaknya aktivitas sehari-hari, hubungan pacaran pun membutuhkan jeda untuk anda dan pasangan. Ada saatnya anda dan dia harus memberi jarak antara satu dengan yang lainnya. Jarak tersebut bukan wujud dari jurang perpisahan, namun sebagai bentuk kemandirian anda serta pasangan. Sebuah hubungan harusnya tak membelenggu atau membatasi mimpi antara kalian berdua.

Sepasang kekasih tetap harus menggantungkan serta mengejar mimpi-mimpi mereka masing-masing. Ketika anda dan si dia menciptakan jarak, bukan berarti hubungan tersebut tidak serius, memang tantangannya selalu ada, yaitu rindu yang sangat menyiksa. Tetapi ada hal lain yang bisa didapatkan, seperti:

- Bersosialisasi dengan lingkungan sekitar

Berpacaran bukan berarti kehidupan sosial anda terabaikan atau membentuk anda menjadi seorang antisosial. anda tetap harus berhubungan baik dan mampu bergaul dengan orang-orang di sekitar anda. Keluarga dan teman-teman anda membutuhkan anda sebagai wujud yang nyata, bukan sekedar bertemu di media sosial atau melalui sambungan telepon.

Dengan tak selalu bersama dengan pasangan, kehidupan sosial anda pastinya jauh lebih sehat. Menyenangkan memang kalau anda dan pasangan bisa bersama-sama selalu, tetapi ingat anda pun butuh privasi bersama orang terdekat. Manfaatkan jarak tersebut untuk saling memupuk rindu dan menyehatkan kehidupan sosial anda, sehingga saat bertemu anda dan pasangan dapat mengobati rasa rindu dan hal ini dapat membuat hubungan kalian terhidar dari masalah-masalah sepele.

- Menghindari kebosanan

Memiliki seorang kekasih pastinya membuat anda selalu ingin bersama setiap saat. Rasanya tentu menyenangkan menghabiskan waktu bersama-sama, mulai dari bangun tidur sampai menutup mata kembali. Tapi tahukah anda bahwa intensitas pertemuan yang cukup sering memicu kebosanan pada sebuah hubungan berpacaran?

anda ataupun pasangan akan merasa jenuh dengan pertemuan yang sudah terlalu biasa. Tak jarang hal tersebut memicu pertengkaran antara satu dengan yang lain. Salah satu dari anda pun lebih mudah tersulut emosinya, karena perasaan jenuh dan bosan tersebut. Bukan tidak mungkin hubungan antara keduanya akan berujung pada perpisahan.


- Menguji kesabaran dan kepercayaan

Bila kemana-mana bersama, anda dan pasangan biasanya akan membentengi masing-masing dari lirikan nakal. Saat terpisah, anda dan pasangan harus mampu menahanrindu dan godaan yang mungkin menghampiri. Sulit memang menangkal pikiran serta keinginan untuk mendua, tapi disinilah letak keuntungannya. anda dan pasangan bisa mulai melatih kesabaran dan kesetiaan antara satu dengan yang lain.

Kepercayaan pun mulai dipupuk untuk bisa menumbuhkan pikiran positif terhadap pasangan. Bukan berarti anda mengikuti hawa nafsu untuk mencurigai pasangan membabi buta. Sebaliknya, anda jauh lebih dewasa menyikapi masalah yang timbul akibat jarak tersebut. Jika anda mampu melewati segudang kecurigaan dengan komitmen yang telah dibangun, maka anda dan pasangan telah lebih serius dalam berhubungan.
Baca Juga >>> Menemukan Cinta Sejati

- Menumbuhkan rasa kangen pada satu sama lain

Kapan anda bisa merasakan kangen dengan pasangan kalau nyatanya selalu bertemu? Banyak orang menyangkal kalau kangen tak dipicu oleh jarak dan perpisahan. Di awal-awal pacaran mungkin anda akan selalu merasa kangen meskipun baru saja berjumpa. Namun berbeda saat hubungan anda telah memasuki hitungan bulan atau tahun.

anda akan merasakan kebosanan atau mungkin kejenuhan karena pertemuan-pertemuan tersebut. Berilah sedikit jarak dan waktu untuk bermain-main di dalamnya dan memupuk kembali rasa cinta yang sempat memudar. Efeknya akan sangat luar biasa, anda dan pasangan bisa merasakan kangen yang sebenar-benarnya bukan sekedar rayuan gombal belaka.

Sama halnya dengan tokoh Dilan, rindu anda kali ini jauh lebih berkelas. Karena anda membiarkan jarak dan waktu membentuknya sedemikian rupa dan bak roller coaster yang tengah melaju kencang di pikiran dan hati anda. Mohon maaf untuk kalian yang jomblo dan belum pernah merasakan LDR atau cinta jarak jauh, kalian tak sendiri, baca artikel saya tentang “Pengalaman Seorang Jomblo” dan “Kisah Cintaku di Fanpage Meme – Berawal Dari Meme” yang mengisahkan tentang hubungan LDR, disana ada 3 seri lho... Yap, Demikianlah artikel “Rindu Itu Berat, Tapi Ternyata Bermanfaat Lho! , semoga sedikit informasi yang saya bagikan dapat bermanfaat, see you on next article..

Loading...
Previous
Next Post »
Terima Kasih Atas Komentarnya