Rintihan Hati Seorang Wanita – Kisah Hidup si Bona part 3

Rintihan Hati Seorang Wanita

Kisahidup.com - Perempuan merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki hati lembut, lebih mengutamakan perasaan dan juga sering terbawa perasaan. Mereka adalah makhluk istimewa yang harus diperlakukan sebagaimana mestinya. Sedikit saja hatinya terluka, maka tak akan utuh lagi. Sulit untuk mengembalikan hati wanita yang sudah terlanjur sayang, karena setiap pecahannya akan selalu menjadi serpihan luka.
Melanjutkan kisah kemarin di artikel “Cinta Online – Kisah Hidup si Bona”. Ternyata sebelum mengenalku, Nisa telah jatuh hati kepada seorang pria bernama Nandan, pria yang dikenalnya sudah hampir 3 tahun. Perkenalan tersebut sama halnya denganku, melalui media sosial. Hubungan jarak jauh antara Bandung dan Bekasi membuat mereka bertengkar hebat, meskipun mereka sering menyempatkan diri beberapa bulan sekali untuk saling bertemu. Aku tak tau sebenarnya permasalahan apa, akan tetapi yang kuketahui kekasihnya itu pergi untuk selamanya, meninggal. Eh maksudnya meninggalkan Nisa untuk selamanya.
Padahal selama 3 tahun menjalin hubungan, mereka sudah berkomitmen untuk saling percaya dan saling mencintai hingga hubungan mereka berakhir kepelaminan. Namun sayangnya, rencana mereka berbeda dengan rencana Tuhan. Sifat buruknya Nandan diperlihatkan Tuhan kepada Nisa. Meninggalkan Nisa yang sedang sayang-sayangnya. Pecah sudah hati yang lembut itu, hancur sudah cinta dan harapan dari Nisa untuk Nandan.
Memang berat menjalani hubungan jarak jauh, apalagi kurangnya rasa percaya satu sama lain. Mungkin ini jalan terbaik untuk Nisa, luka yang membuatnya dewasa. Oh iya, kejadian tersebut baru beberapa minggu terjadi sebelum Nisa mengenalku. Pada awalnya, aku tak menyangka jika ia sedang terluka. Jujur kukatakan, ia sangat pintar menyimpan perasaan lukanya. Baru kukenal wanita hebat sepertinya yang kuat menghadapi rasa kehilangan yang amat sangat.
Rintihan Hati Seorang Wanita



Perjuangan Mengejar Cinta

Menghilangkan rasa gengsiku yang memberanikan diri untuk curhat kepadanya ternyata membuahkan hasil karena kini kami saling berbagi cerita. Kini aku mengerti mengapa ia belum bisa menerimaku. Hatinya masih rapuh dan rentan terhadap luka. Butuh waktu untuk memulihkannya. Ia menawariku kesempatan, “jika kamu sangat menginginkanku, tunggulah aku yang masih memulihkan perasaan ini. jika kau tak serius, pergilah untuk mencari wanita lain yang sangat membutuhkan kasih sayangmu. Aku tak ingin menghalangimu mencintai seseorang hanya karena aku ini yang pernah dilukai oleh seseorang yang dulu pernah kuanggap sebagai cinta sejati”.
Pada saat itu juga kujawab “Hati yang terluka memang butuh waktu untuk menyembuhkannya, tapi bukan berarti itu tak akan sembuh. Aku akan berusaha untuk terus mengejarmu hingga Tuhan menunjukan apakah aku pantas untukmu. Jodoh tak akan kemana, yang aku perlukan hanya bersabar dan menunggu hingga hatimu yang hancur itu dapat kembali meskipun tak dapat utuh seperti sedia kala. Menunggu terbukanya pintu hatimu yang tertutup setelah dirusak orang lain.
Artikel terkait >>> Menemukan Cinta Sejati

Arti Move On Sesungguhnya

Pernah beberapa kali kutanya padanya, “kamu belum bisa move on ya sama dia?” kalau kata lagunya HiVi! mah, “Masihkah ada dia, dihatimu bertahta?”. udah move on kok, jawabnya. Melihat dari kata-katanya, aku kurang percaya jika dia sudah bisa move on dengan kekasihnya yang dulu. Namun aku kan bukan siapa-siapanya dia, kenapa aku harus memaksanya untuk berkata apakah dia sudah benar-benar move on. Pernah kusindir kembali tentang perasaannya pada mantannya yang dulu dan ia menjawabnya dengan kata-kata yang sungguh bijak.
“Jangan salah mengartikan tentang hati seseorang, terkadang orang yang belum sembuh dari lukanya bukan berarti dia belum bisa move on. Dia cuma belum siap untuk membuka hati dan merasa takut hatinya tersakiti kembali. Dan untuk seseorang yang baru putus terus punya pasangan baru, bukan berarti dia sudah berhasil move on, bisa jadi dia hanya mencari pelampiasan dari rasa sakitnya.” - Nisa
Kata-katanya meyakinkanku jika memang dia sudah bisa move on dengan mantannya, akan tetapi dia butuh waktu untuk memulihkan hati dan perasaannya yang terluka. Belum siap untuk jatuh cinta lagi.
Artikel terkait >>> Move On Dari Mantan Terindah

Sedikit pesan untuk para lelaki, tolong jangan sakiti hati wanita yang sungguh-sungguh mencintaimu. Pikirkan kembali bagaimana perasaannya, dia juga punya kehidupan yang harus dijalani. Menambah beban hidupnya tak akan membuat hidupmu bahagia. Anggaplah jika ibumu atau saudarimu yang dipermainkan hatinya oleh lelaki lain. Jangan merasa menjadi lelaki yang paling hebat hanya karena kamu bisa memainkan hati dan perasaan wanita. Kamu tak akan pernah mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya jika kamu terus memainkan hati seseorang.
Tak hanya perasaan, kamu juga jangan memanfaatkan ketulusan cinta dari seorang wanita hanya untuk melampiaskan nafsu semata. Merusak masa depannya hanya karena kamu tak kuat menahan godaan. Pacaran sewajarnya, ambil sisi baiknya dan jangan lakukan keburukan yang sering terjadi dalam berpacaran.

Cukup sekian artikel tentang Rintihan Hati Seorang Wanita. Untuk kisah selanjutnya, aku akan mensurvei beberapa teman lelaki dan wanita, bagaimana seorang lelaki bisa memainkan hati seorang wanita, apa penyebabnya dan bagaimana seorang pemain perasaan bisa bertaubat? Ditunggu ya artikel selanjutnya...
Previous
Next Post »
Terima Kasih Atas Komentarnya