Tips Sebelum Menggunakan Detergen Baju Bayi yang Benar

Tips Sebelum Menggunakan Detergen Baju Bayi yang Benar

Tips Sebelum Menggunakan Detergen Baju Bayi yang Benar
Kisahidup.com - Anda sebagai orangtua baru pasti sangat mendambakan kehadiran dari bayi. Anda perlu memahami bahwa bayi memiliki kulit yang sangat sensitif. Maka dari itu, Anda perlu untuk mengetahui beberapa tips yang perlu dilakukan sebelum menggunakan deterjen untuk baju bayi. Hal ini perlu dilakukan, agar Anda telah melakukan langkah yang tepat dalam menggunakan deterjen tersebut.


Beberapa Tips yang Perlu Dipersiapkan
Ada tips yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa baju yang akan dipersiapkan untuk dikenakan bayi dapat dibersihkan secara optimal dan tidak menyebabkan iritasi, maka Anda perlu melakukan beberapa langkah. Langkah-langkah tersebut adalah pastikan komposisi detejen aman, rendam baju selama 30 menit, dan cuci dengan menggunakan deterjen untuk baju bayi anti bakteri dan air yang cukup.

1. Pastikan Komposisi Deterjen Aman
Deterjen yang digunakan untuk membersihkan baju bayi tidak boleh sembarangan, karena kulit bayi lebih peka dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Anda harus memastikan bahwa deterjen yang digunakan memiliki komposisi yang aman untuk dipakai dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya dalam jangka waktu panjang.
Sebisa mungkin Anda membaca bagian komposisi dengan teliti. Deterjen yang baik digunakan untuk mencuci baju bayi adalah deterjen yang tidak mengandung pewarna, aroma, dan juga bahan-bahan berbahaya yang sudah dilarang oleh BPOM dan FDA.


2. Rendam Baju Selama 30 Menit
Ada kalanya bayi juga dapat terkenal berbagai macam noda yang membandel di pakaian. Hal itu akan sangat menghabiskan tenaga Anda untuk menggosok noda tersebut. Ada cara praktis yang dapat digunakan untuk membersihkan noda tersebut yaitu dengan merendam di air hangat yang dicampur dengan deterjen selama 30 menit.


3. Cuci dengan Jumlah Deterjen dan Air yang Cukup
Penggunaan deterjen juga tidak boleh berlebihan, sehingga Anda akan dapat membilasnya dengan jumlah air yang tidak banyak dan cukup untuk mengangkut seluruh noda dan juga deterjen. Saat jumlah air yang digunakan untuk membilas kurang, biasanya akan ada residu sabun yang masih menempel dan hal ini dapat menimbulkan iritasi pada kulit bayi.

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Terima Kasih Atas Komentarnya